Kamis, 21 Februari 2019

Rekomendasi Film : Rahasya (2015), Mengungkap tabir pembunuhan Ayesha Mahajan

rahasya-2015
India, mendengar nama negara itu pasti sudah tidak asing bukan? Yups, Negara tempat lahirnya film-film Bollywood ini memang mempunyai tempat tersendiri bagi penikmatnya. India memang terkenal dengan film bollywood yang menyuguhkan romansa percintaan dengan bumbu-bumbu nyanyian dan tarian dalam setiap adegannya. Seperti halnya film produksi diluar sana, Film india pun menyuguhkan banyak genre mulai dari Sosial, Kriminal, Thriller, Komedi, Action,  Percintaan dan banyak lagi.

Tapi sayangnya banyak dari kita hanya mengetahui film india dengan tema percintaan atau Komedi yang bahkan ceritanya bisa ditebak dan cenderung itu-itu saja yang ditayangkan, Bukankah itu membosankan?

Bagaimana kalau kita berkenalan dengan Film India begenre Kriminal dari negara kuch-kuch hota hai ini? Berjudul Rahasya. Terdengar seperti kosakata yang bersal dari bahasa indonesia bukan? Rahasia, walaupun artinya berbeda tapi memang benar jika di dalam  film ini banyak rahasia dari sebuah keluarga kecil ini, Iri, Marah, dan rasa ingin balas dendam bercampur dan menjadi sebuah motif pembunuhan seorang gadis dari keluarga harmonis.


Ayesha Mahajan, Seorang gadis anak dari pasangan dokter yang ditemukan tewas terbunuh oleh pembantunya, ia ditemukan dengan posisi terbaring dalam kamarnya sendiri dengan sayatan dileher. Pembantunya adalah orang pertama yang menemukannya, ia telah bekerja sangat lama pada keluarga itu.  Yang kedua adalah ayah Ayesha sendiri ia seorang dokter, pada malam kejadian ia diketahui tengah mabuk tapi sayangnya ia memiliki kebiasaan jika mabuk malam hari ia akan melupakan kejadian apapun pada pagi harinya.

Penyelidikan kepolisian pun dimulai, seluruh apartemen diperiksa. Di TKP ditemukan pulpen mahal sang ayah dan rambut yang mana pada hasil Lab diketahui rambut itu adalah rambut sang ayah. Semua bukti kuat mengarah padanya. Ayah Ayesha menjadi tersangka.

Cerita ini baru dimulai saat kasus ini ditangani oleh seorang detektif pintar yang merasa ada kejanggalan dalam kasus ini (Btw, ini detectif punya kebiasaan unik, dia bakal makan kacang kalau berpikir)—saksi –saksi mulai dipanggil, dalam apartement itu sebenarnya ada 5 orang yang tinggal : ayah Ayesha yang mabuk, pembantu perempuan yang menemukannya pertama kali, Ibu Ayesha yang baru pulang pagi hari karena ada operasi keluar kota, Ayesha (Korban), dan satu lagi pembantu laki-laki yang baru bekerja 3 bulan dan ternyata memiliki catatan kriminal yang saat kejadian ia menghilang entah kemana. Selain saksi-saksi tersebut sepasang suami-isti tetangga apartement juga turut dimintai keterangan, yang mana diketahui ternyata istri dari tetangganya tersebut menjalin hubungan asmara dengan Ayah Ayesha. Pula, Selain pembantu laki-laki yang menghilang ada satu lagi saksi yang menghilang, yaitu kekasih Ayesha. Malam itu satpam apartemen membenarkan keberadaan pacar gadis itu, malam itu ayesha bertemu dengan pacarnya dirumah, dan pacarnya keluar dengan memegangi tangannya yang berdarah. Setelah itu ia menghilang.

Semua orang mempunyai motif kuat untuk melakukan pembunuhan terhadap Ayesha.

Sang detektif mulai melakukan penyelidikan dan menelusuri setiap alibi saksi-saksi tersebut. Ia mulai mengumpulkan bukti-bukti yang membawanya kepada motif pembunuhan, Bukan hal yang mudah ternyata, karena selama penyelidikan saksi kunci dari kasus ini satu persatu mati ditembak oleh orang yang tidak dikenal.



Jujur saja sepanjang film ini aku sendiri tidak bisa berhenti curiga kepada saksi-saksi tersebut, pasti si A- tapi atas dasar apa? Atau jangan-jangan si B – karena dia punya dendam, tapi masa iya?, Atau si C tapi gak mungkin, dia punya alibi.
Menonton film ini mengingatkan aku pada tontonan ku saat anak-anak yaitu “ detectif conan”, konsepnya hampir sama, hanya saja Plot Twist nya lebih rumit. Seperti yang aku bilang tadi, dalam film ini kita diajak berfikir menemukan pembunuhnya dan bagian terpentingnya ada pada Ending. Yups, Di Ending cerita seperti halnya detectif conan semua orang yang terlibat dalam kasus ini berkumpul dalam satu ruangan dan sang detectif menjabarkan motif dan bagaimana sang pelaku melakukan pembunuhan, cukup mengagetkan setelah mengetahui siapa pembunuh Ayesha sebenarnya. Dalam hati aku berpikir “ bagaimana bisa dia melakukan hal seperti ini?”. Sepertinya dalam menangani kasus seperti ini kita hanya harus berfikir lebih sederhana, karena bisa saja pelaku pembunuhan melakukan sesuatu tanpa rencana tapi dilakukan dengan rapi.

Overall rating 8/10

Semoga bisa menjadi referensi untuk tontonan yang baik.
Akhirkata, semoga selalu diberkahi.


Warm Regards,


Winda


1 komentar

  1. Suka memang sama film film yang bikin mikir kaya gini.. jadi pensaran buat nonton.. baru tau juga kalo perfilman india ada yang kaya gitu ya, keseringan disuguhin film macam mahahabtra aja sih wkwkw..

    Oh iya sekalian promosi 🤣 www.manevny.blog

    BalasHapus

© Langkah kecil
Maira Gall